Bagaimana ALLAH mencintai kita

salam

bila kita kehilangan sesuatu. ucaplah ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi rOji3uun.’

itulah yang Baginda Rosul ajarkan pada kita. ensha ALLAH pasti akan DIA gantikan dengan yang lebih baik buat kita dari pandangan dan sisi 3ilmu-NYA. (mengharaplah agar digantikan dengan sesuatu yang lebih baik dari sisi-NYA n bukan dari sisi n pandangan kita)

cuma kadang2 kita x nampak. kerna kita selalu mengharapkan DIA gantikan dengan apa yang kita harapkan.

lantas bila, kita x dapat sebagaimana yang kita harap @ bayangkan, kita sedih n mula merasa gusar. seolah2 tidak yakin dengan janji2 TUHAN. pernahkah ALLAH berdusta? TIDAK! tidak pernah sama sekali! sekalipun DIA berkuasa n berhak je untuk tidak memenuhinya. tapi DIA itu TUHAN yang sangat Mengasehi n Mengasehani hamba2 n makhluq2 ciptaan-NYA.

pandanglah sekelilingmu. jangan sempitkan pandanganmu.

kadang2 ALLAH buat kita kehilangan seorang kakak, tapi DIA x ganti dengan kakak juga. bahkan DIA gantikan dengan adik.

kadang2 ALLAH pisahkan kita dengan ayah, tapi DIA temukan kita dengan seorang lelaki sebagai suami untuk memimpin diri.

kadang2 ALLAH bagi kita kesedihan yang bersangatan, tapi DIA x beri kegembiraan, sebaliknya DIA gantikan dengan rasa dekat dengan-NYA.

kadang2 juga, ALLAH timpakan kita sakit, n DIA x kembalikan kesehatan pada kita…sebaliknya DIA berikan pada kita kerehatan yang panjang…

2 Comments

Filed under ALLAH Tuhan Kami, peringatan

2 responses to “Bagaimana ALLAH mencintai kita

  1. Sahabat saya pernah mengingatkan diri ini sis, agar Sederhanakan manis, sederhanalah pahit.

    Yang manis-manis itu
    selalu buatkan kita lupa,
    lalu mudah sekali benci
    yang pahit-pahit.

    Sedangkan,
    selalu juga yang manis itu
    cenderung memudaratkan, dan
    yang pahit itu dekat pada menyembuhkan.

    Kadangkala, merindui pada yang pahit
    lebih melegakan, kerana
    tiada perlu bimbang akan jarum hati,
    lebih tetap menunjuk pada~Nya

    Maha Adil, Maha Bijaksana Dia
    yang ciptakan rasa manis-pahit, manis-pahit
    silih berganti, demi menyerlahkan
    Kebenaran hakiki, kepada yang mencari.

    Dalam diam, Dia ingin dikenali
    di balik selubung manis-pahit dunia ini
    sudahkah ditemui?

    Agar tak berlarutan pahit yang menjemukan,
    agar tak berpanjangan manis yang melekakan

    maka pada~Nya, jangan pernah buruk sangka
    tanpa henti, pohonlah karunia~Nya,
    sederhanakan manis, sederhanalah pahit.

    Baik!
    Diri ini akan berusaha untuk menagih cintaNYA.
    Terimas atas ingatannya sekali lagi.
    Kenang diri ini dalam du’amu sis.

    Salam sayang~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s