jangan terus keliru

salam

bila kekeliruan memenuhi kepala, fikiran, diri…

entah apa lagi aku perlu lakukan n katakan padanya. kecewa juga rasa, bukan kecewa pada dirinya, tp kecewa kerna aku xberdaya membuat apa2. tak berdaya mempengaruhi pemikiran n perasaannya, yg ALLAH sangat menyayanginya kerna itu ALLAH mengujinya, kerna itu ALLAH x biarkan dia terus dengan kesalahannya (andai benar dia telah mengakui n menyesalinya…) tak berdaya memalingkan pandangannya pada rohmat ALLAH yg Maha Luas seluas dunia. tak berdaya buat dia bangkit dari kesedihan n rasa kekesalannya yg bersangatan, lantas teruslah dia dalam kekeliruan….

segala kalimat2 ALLAH, kata2 pujukan, nyatanya belum cukup. merasakn berdosa n bersalah yg bersangatan juga membuat manusia jadi terus n tetap keliru. segala jalan untuk kembali, untuk menebus kesalahan telah terhalang oleh rasa berdosa! aduhai…kerna itulah kita perlu 2 benda, dalam ‘khouf’ kita perlu ada ‘roja’, dalam ketakutan pada dosa yang telah dilakukan, kita perlu juga ada rasa berharap, dengan harapan ALLAH mengampuninya….. lupakah kita ALLAH Tuhan kita itu Maha Pengampun lagi Maha Mengasehani? lupakah? yakinlah!

n mungkin aku juga lupa pepatah Arab, yg maksudnya lebih kurang begini ‘pada kita hanyalah usaha, bukan natijahnya’ . ya, aku hanya berusaha menunjuknya jalan kembali, tapi hanya ALLAH yg berhak menuntunnya, hanya ALLAH yg berkuasa membuka hijab hatinya, hanya ALLAH yg berdaya membebaskannya dari perasaan keliru. kerna hanya pada tangan ALLAH lah hidayah itu, n hidayah atau petunjuk itu hanya DIA beri pada yg dikehendaki-NYA.

oh TUHAN…keluarkan dia dari kekeliruan yg memenjara fikiran n membutakn matanya. bantulah aku membantunya.

” dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka ALLAH mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan (jalan) ketaqwaan. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang mensucikan jiwa itu. dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.”
QS.asy-Syams, 91:7-9

Tuhanku, berilah, ilhamkanlah kepada kami jalan2 ketaqwaan n mensucikan jiwa…

” Sebenarnya yang buta bukan mata, melainkan ‘hati’ yang ada di dalam dada.”
QS, al-Hajj,22:46

Tuhanku, celikkanlah mata hati kami agar kami dapat melihat petunjuk2-MU…

” DIAlah yang menurunkan ketenteraman di dalam hati orang-orang yang beriman supaya bertambah keimanan di samping keimanan yang telah ada…”
QS, al-Fath, 48:4

Tuhanku, tenteramkanlah hatinya, moga2 bertambah keimanannya kepada-MU di samping keimanan yg telah ada di jiwanya…

<rkukaudya>

Leave a comment

Filed under catatan rkukaudya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s