dunia yang kian sakit!

ya ALLAH…
sungguh aku tak faham. sungguh aku rasa celaru, rasa sebal, rasa bosan, rasa sakit, rasa entah apa2…tika melihat keadaan hamba2-MU saat ini.

ya Nabiyallah…
ingin sekali ku bertanya bagaimana pandanganmu tentang umat2 kesayanganmu tika ini. yang saling benci membenci sesama sendiri, tuding menuding sesama sendiri, yang tidak mahu memaafkan, yang selalu melihat salah orang lain dari mengaku salah sendiri, yang selalu merasa diri betul dan orang lain salah, yang terlalu taksub membuta tuli, tanpa cuba mencari dalil dan hujah untuk pegangan diri, yang bersikap terlalu mengagungkan, juga bersikap membengiskan, bila terlalu suka hingga memuja, bila terlalu benci hingga tega mengeji.
betulkah tindakan2 kami ini ya Rosulullah?…

ya ALLAH…
jika yang mengeji itu adalah di antara orang kafir musyrikin kepada kami, hamba-MU dan umat Muhammad sallallahu 3alaihi wa sallam… aku tak heran.  itu adalah perjanjian perbedaan pikiran dan permusuhan antara kami. dan kejahilan mereka, tidak buat aku gusar lantaran mereka belum mendapat petunjuk dari-MU. lalu mereka tidak dapat lihat kebenaran dan ketenangan di sisi Mu.

namun yang menggusarkan, meletihkan dan amat menyedihkan aku…bila kami sesama sendiri yang bercakaran. bercakaran kerna perbedaan pendapat, bermusuhan kerna berbezanya alim ulamak yang kami agungi, berbezanya pahaman politik kami, berbezanya kedalaman ilmu agama kami, berbezanya pondok2 tempat kami mengaji, berbezanya tahap ketinggian sijil kelulusan kami.
hingga ada antara kami yang sanggup melupakan satu2nya yang amat ditunjukkan pada diri kesayangan kami Muhammad sallallahu 3alaihi wa sallam , iaitu akhlak yang mulia dan terpuji!
segala kelembutan budi pekerti…kami lupa semua itu, hingga kami tega fitnah memfitnah sesama sendiri. hingga kami tak terasa jijiknya meratah daging bangkai saudara kami sendiri!

seandainya memang ada silap yang kami lihat pada diri saudara kami, mengapa kami tidak menasihatinya, bersemuka dan membetulkannya, kemudian mendoakan agar KAU membuka dan melembutkan hati mereka untuk kembali pada kebenaran kemudian mengampunkan mereka? kenapa kami lebih tega menikam mereka dari belakang, mengutuk mereka, mengumpat mereka, memburuk2kan kemudian mengheboh2kan keburukan mereka terus menerus padahal mereka saudara seagama kami. saudara yang patut kami lindungi dan sayangi. andai kami melihat mereka berdosa dan banyak kesilapan, tapi mereka tetaplah saudara kami, jua hamba-MU yang pastinya tak dapat lari dari salah dan dosa…dan pasti tetap ada yang baiknya pada diri mereka.

sedang kami ini. terlalu sucikah? tiada silap dan dosakah? terlalu baikkah? sudah sebenar2 hamba-Mu dan umat Muhammad sallallahu 3alaihi wa sallam yang sejatikah??? sedang KAU sendiri, melabuhkan tirai malam buat menutup dosa2 kami di waktu siang hari, dan mnyingkap tabir siang hari untuk membungkus wajah dosa kami pada malam hari. mengapa pula kami sendiri membuka dan mencanang aib dan keburukan kami juga aib dan silap saudara2 kami…

juga bukankah telah KAU ingatkan pada kami lewat kitab suciMU, bahwa jangan sesekali kami bersangka buruk, juga memandang rendah pada mereka2 yang kami sangka rendah dari kami, padahal mungkin tempat mereka di sisi-Mu jauh lebih selamat dari kami…

andai pula kami memang salah, memang melakukan dosa dan berbuat noda…mengapa keras sangat hati kami ini untuk menerima nasihat dan teguran dari mereka, saudara2 kami…yang menyayangi kami di dunia ini untuk kesejahteraan kami di akhirat kelak? kenapa kami pekakkan telinga , butakan mata pada teguran dan nasihat mereka? besar sangatkah kami ini, hingga terlalu ego dan merasa kerdil hanya kerna kami ditegur atas salah silap dan dosa sendiri? indah sangatkah apa yang tersaji di dunia ini hingga kami sanggup mengenepikan apa yang bakal KAU jamukan di sana kelak? lalu kami sedayanya menegakkan ranting kami yang bengkok, pandangan dan pemikiran kami yang songsang dan jauh tersasar dari redo-MU…

mengapa kami tidak sahaja menjadi umat-Mu yang satu. satu bak sekujur jasad yang merasa sama perit, sama sakit, sama sehat dan selamat dalam lindungan-MU?…

ya…inilah ujian dari Mu, bukan sukar andai KAU mahu menjadikan kami satu, satu pemikiran, satu pegangan, satu dalam segala hal. ya, bahkan kerna KAU mahu kami menggunakan 3akal yang telah KAU kurniakan pada kami, juga iman yang KAU semaikan pada dada2 kami…

oh diri…
ingatlah, tiada bezanya KAU di hadapan TUHAN mu melainkan pada ketaqwaanmu dan keikhlasanmu menjadi hamba-NYA di dunia fana ini.

ingatlah, budi pekerti dan akhlak mulia lah yang bisa buat hati lebih tertawan, buat jiwa2 lebih lembut dan mengikut. juga ingatlah, doa adalah satu2nya senjata hamba ALLAH yang paling dan sangat ampuh.

ingatlah, tiada salah bercanggah pendapat pada perkara2 furu3 atau cabang, pada perkara2 kecil, tapi janganlah sampai kamu bermusuhan hanya kerna itu…kerna yang paling utama adalah perkara2 asas bagi tiap sesuatu. tetaplah berpegang teguh pada AL-QURAN dan AS-SUNNAH. tetaplah diri sebagai hamba ALLAH dan umat MUHAMMAD sallallahu 3alaihi wa sallam…

belajarlah memaafkan.

belajarlah mengakui kekurangan dan silap sendiri.

ingatlah, janganlah perlakukan sesuatu yang kamu sendiri tidak mahu diperlakukan oleh orang lain sebegitu, tiada ruginya membalas kekasaran dengan kelembutan, kebencian dengan doa dan kemaafan.

ingatlah selalu bahwa…setiap apa yang kamu lakukan , katakan, coretkan, detikkan di hati…samada baik atau buruk, walau seberat zarah pun, tetaplah akan di nilai di sisi ALLAH di hari pembalasan nanti. saat itu, kaulah yang akan menanggung nasib semua perbuatan, percakapan dan tindakanmu selama di dunia.

juga buat diri, jika benar kau adalah jundullah, tunjukkan akhlak pekertimu yang baik, yang lurus, yang selalu meletakkan sesuatu pada haknya. ajaklah manusia dan saudara2 mu pada kebenaran. tapi ingatlah sampai situ sahaja kemampuan kamu, sungguh hak kita hanya usaha sedang hasilnya adalah hak mutlak ALLAH. sungguh hidayah itu kerja ALLAH.

ya ALLAH…ampunilahlah kami hamba2MU…tunjuki kami jalan yang KAU redoi bukan jalan yang KAU murkai.

ya Rosulullah…maafkanlah kami umat2mu…moga2 kami beroleh syafaat mu di hari itu kelak.

…..aku yang makin sakit…
sakit ati
 <rkukaudya>

Leave a comment

Filed under catatan rkukaudya, peringatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s