kaseh sufi ‘maafkanlah aku…’

”    Ya ALLAH! kiranya yang aku tanggung                     penuh luka  ini adalah sesuatu yang sia-sia disisi-MU, lenyapkanlah… padamkanlah…                                        namun, kiranya rasa  kasihku ini adalah dalam redo-MU, mekarkanlah selalu meskipun aku harus bertarung         antara  bahagia dan derita…..” upi

sebuah novel yang amat bermakna dalam hidupku. terima kaseh ya ALLAH…kerna menemukan aku dengan novel ini. terima kaseh juga kerna menggerakkan dan memberi ilham kepada penulis novel ini untuk sebuah novel yang sangat tulus dan bererti. Yang mengajar aku untuk dalam setiap apa jua keadaan, cinta-MU adalah yang teratas lagi suci. Sedalam mana pun cintaku pada manusia, aku tidak boleh terlalu mengharap pada mereka…kerna mereka jua hamba yang lemah sepertiku. Yang kadangkala akan membuatku sedih dan berkecil hati. Cinta manusia itu tidak selamanya kerna manusia kan mati. Cinta sejati takkan mati kerna cinta sejati itu dihati , dalam restu Ilahy dan tidak mati sekalipun di dunia tidak bersatu , di dalam doa ia menyatu.

oh upi…kerna kau aku makin menyukai kemboja putih, kerna kau aku membeli cadar putih dan sarung bantal putih untuk alas tidurku , kerna kau aku rela diluka, kerna kau aku belajar sabar menjadi manusia, kerna kau aku sedar betapa hidupku selama ini sia-sia, dan yang paling utama…kerna kau aku belajar menyintai-NYA dan ingin menyintai-NYA. dan aku yaqin semua ini tidak akan terjadi tanpa restu yang Maha Esa. Kerna itu terima kaseh ya ALLAH, sesungguhnya apabila Engkau mahu memberi petunjuk, Kau bisa memberinya dari sesuatu yang tidak disangka-sangka.

kita mungkin tak punya azam yang kuat senekad rabi’atul ‘adawiyyah…yang cukup baginya cinta ALLAH. tapi kita boleh berusaha, berharap dan berdo’a…unutk merasai cinta-NYA. kita bisa saja mencintai manusia…tapi janganlah sampai melebihi cinta kita pada yang Esa.

Ya ALLAH! sekalipun aku sememangnya tidak layak dan tidak mampu menjadi seperti rabi’atul ‘adawiyyah…izinkanlah aku menjadi seperti upi…..aameeen.

   ” Pian…..hanya yang dapat sufi katakan,  

kalau setiap  saat Pian  ingatkan ALLAH 

dan  setiap saat itu juga Sufi teringatkan ALLAH…

 bermakna   waktu itu  kita telah menjadi satu 

 kerana mencintai-NYA yang Satu. 

Di situlah selayaknya hati kita bertemu! “

 upi

” Sufi ,

pergilah…sebagai manusia yang mempunyai Tuhan dan menyembah ALLAH… Pian reda dengan ketentuan-NYA. Cukuplah kenangan yang Sufi berikan pada Pian. Sebuah catatan dan lukisan yang tidak tertulis dan tidak terlukis. Itulah yang paling indah dalam hidup Pian. Namun sebagai hamba yang percayakan ALLAH , Pian juga sedar bahawa hidup ini bukan hanya untuk bercinta, bukan hanya untuk berhiba kecewa. Ada lagi tanggungjawab yang lebih besar daripada itu yang perlu kita laksanakan. Oleh itu Pian tidak akan berhenti daripada mendoakan Sufi semoga bertemu dengan keredaan ALLAH yang Sufi cari.

Sufi… sebelum matahari di bumi Malaysia ini terbenam untuk hari ini, dan sebelum Sufi berangkat keesokan hari, Pian mahu menyatakan sesuatu. Pian memang ikhlas mencintai dan menyayangi Sufi dunia dan akhirat. Jangan pula Sufi merasa serba salah. Dan jangan pula berasa berat hati untuk pergi selepas Pian menyatakan kesekian kalinya. Memang Pian ikhlas mahukan Sufi. Tetapi cinta itu bukan hanya suatu keindahan yang bersatu di dunia semata. Ada lagi tempat yang lebih indah untuk dituju…..” Pian

MAAFKANLAH AKU / ZAHARAH MUHAMMAD

rkukaudya

1 Comment

Filed under buku@rkukaudya, catatan rkukaudya

One response to “kaseh sufi ‘maafkanlah aku…’

  1. zara

    macam sedih… je….
    ble ke amek risiko untuk rase sedih..
    da la emosi cept je terpengaruh dgn bacaan…
    em.. dah baca hatiku milikmu?
    karya zaharah juga..
    jge dalam tema yg sama..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s